Rabu, 27 November 2019

Kasus Pembobolan Pada BNI Ambong, Tak Akan Memperngaruhi Harga Saham

Sumber: google.com

Dianggap tidak mempengaruhi langsung harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasinoal terkait dengan adanya kasus pembobolan dana Bank 46 cabang Ambon dengan sejumlah Rp58,9 miliar oleh terduka pelaku dengan inisial nama YF dan kroninya. Sebab di bursa efek melihat skala perusahaan BNI Ambon. Dimana yang terjadi masih sebatas masalah di cabang. Hal itu diakui kepala BEI perwakilan Maluku Alberto Dachi.

“Kalau berkaca dari kasus BNI 46 Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” tukas Berto kepada Mimbarrakyatnews.com di Ambon, Senin (28/10/19).

Berto mengatakan jika harga saham itu turun akan lebih ke sektoral.  Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau BNI Ambon secara spesifik mungkin dari kasus yang ada tidak secara langsung berpengaruh ke pergerakan harga saham.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Untuk itu investor diimbau oleh Berto untuk tidak panik untuk adanya berita-berita seperti kasus pembobolan BNI Ambon karena terkait dengan harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.



Sumber: Mimbarrakyatnews.com

Adanya Kasus Pembobolan di Bank BNI Ambon, Dana Nasabah Akan Tetap Aman

Sumber: google.com


Dana nasabah Bank BNI Ambon tetap aman terkait adanya pembobolan di Bank BNI tersebut. Jadi ditegaskan oleh Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) masyarakat tidak perlu merasa khawatir untuk bertransaksi melalui Bank BNI.

Putrama Wahju Setyawan selaku Direktur Bisnis Korporasi BNIAmbon menuturkan adanya peristiwa yang terjadi di Ambon itu merupakan perbuatan oknum dalam sebuah sindikat. Jadi, tidak bisa memperngaruhi kondisi BNI secara umum. Putrama Wahju juga mengatakan nasabah BNI Ambon jangan khawatir akan melanjutkan transaksi menyimpan dananya di Bank BNI.

Menurut Putrama yang akrab disapa Iwan, terdapat beberapa faktor yang menjadi sebab nasabah tidak perlu khawatir dengan BNI Ambon, yaitu pertama, operasional layanan perbankan di BNI tetap berjalan normal, termasuk di seluruh outlet yang berada di bawah koordinasi Kantor Cabang Utama Ambon. Kedua, kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga dibuktikan jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar.

Ketiga, BNI tetap berkomitmen menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari 7 hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI. Kasus ini sudah dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pengungkapannya," ujar Putrama dalam keterangan resminya, Sabtu (19/10/2019).

Hasil investigasi mengidentifikasi kondisi yang tidak wajar, yaitu terdapat dugaan adanya sindikat yang menawarkan investasi yang tidak wajar. Dimana FY, yang merupakan bagian dari sindikat, mengumpulkan dana dari para investor dengan dijanjikan imbal hasil yang cukup besar untuk berbisnis.


Para penerima aliran dana disinyalir adalah para pemilik modal yang seolah- olah menerima pengembalian dana dan imbal hasil dari oknum, padahal dananya berasal dari hasil penggelapan dana bank. Nilai dana yang digelapkan FY berdasarkan temuan hasil pemeriksaan internal mencapai sekitar Rp58,95 miliar.

Berdasarkan hasil temuan internal tersebut , BNI Ambon mengambil tindakan segera dengan melaporkan kejadian ini kepada pihak Polda Maluku untuk mengungkap dan menuntaskan kasusnya, serta mengupayakan recovery dana BNI yang digelapkan oleh sindikat.

Salah satu potret yang dapat menunjukkan kinerja BNI Ambon memuaskan dapat dilihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun di seluruh Outlet yang berada dibawah koordinasi Kantor Cabang Ambon. Ini juga bukti dari animo masyarakat Ambon untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI yang cukup tinggi.

Data per September 2019 menunjukkan bahwa DPK yang dihimpun di Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06% secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI. Tak hanya itu, DPK BNI tersebut sebagian besar karena ditopang oleh pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI mencatat bahwa di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99% dan 27,96% secara year on year (YoY).

Tidak hanya meningkatkan pelayanan perbankan. BNI juga hadir di Ambon dan sekitarnya dengan beragam dukungan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung. Dukungan tersebut antara lain adalah Desa Wai, Desa Liang, Kabupaten Seram Bagian Barat, BNI menyalurkan bantuan bagi Korban gempa berupa Sembilan bahan makanan pokok (Sembako) dan perlengkapan kedaruratan (seperti selimut hingga makanan bayi).


Hal yang sama dilakukan BNI di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Di sini BNI menyalurkan 1.000 paket sembako untuk masyarakat yang kurang beruntung bekerjasama dengan Kodam. Tidak tertinggal di bidang pendidikan, BNIjuga menyalurkan bantuan renovasi untuk taman kanak-kanak dan Sekolah Dasar Rutong di Kota Ambon.



Yuk! Lebih Mengenal Achmad Baiquni Dirut Bank BNI

Sumber: google.com


Achmad Baiquni terpilih sebagai Direktur Utama Bank BNI dalam Rapat Umum Pemegang Sahan (RUPS) PT Bank Negara Indoneisa (Persero) Tbk. Achmad Baiquni menggantikan Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya.

Sebelum Achmad Baiquni menjabat sebagai Direktur Utama, Achmad Baiquni sempat menjabat sebagai Direktue Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Pada 20 Mei 2010, Achmad Baiquni di angkat menajdi Direktur Keuangan BRI.

Achmad Baiquni merintis karir di dunia perbankan  di PT Bank Negara Indonesia BNI sejak tahun 1954 dan pernah menduduki beberapa jabatan menejerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Achmad Baiquni sendiri sudah meraih gelar Sarjana Ekonomi dair Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992.

Kemampuannya terus menerus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School od The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura.

Tak hanya itu Achmad Baiquni juga pernah mengikuti Retail Banking  Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York  di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Sebagian besar RUPS BNI Dirombak baik di jajaran komisaris maupun direksi. Untuk Wakil Direktur Utama dijabat oleh Suprajarto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur BRI, sedangkan posisi direktur BNI lainnya adalah Rico Rizal Budidarmo, Herry Sidharta, Adi Sulistyowati, Bob Tyasika Ananta, Anggoro Eko Cahyo, Imam Budi Sarjito, dan Sutanto‎.

M‎ereka menggantikan Felia Salim (Wakil Dirut), Yap Tjay Soen (Direktur Keuangan), Krisna R.Suparto (Direktur Business Banking), Ahdi Jumhari Ludin (Direktur Hukum dan Kepatuhan), Suswoko Singoastro (Direktur Treasuri).

Dalam hal Komisaris, RUPS juga menunjuk Mantan Menteri Ekonomi RI, Rizal Ramli menggantikan Peter B.S. Jos. (Yas/Gdn).



Senin, 29 Juli 2019

Perusahaan induk TikTok, ByteDance Akan Mengembangkan Smartphone

Sumber: google.com
ByteDance, merupakan perusahaan induk dari aplikasi TikTok, mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan sebuah smartphone. Mereka membocorkan sebuah berita yang mengatakan kalau ByteDance akan bekerja sama dengan Smartisan Teknologi, pembuat perangkat Tiongkok.

Smartisan dikabarkan sudah merancang pengembangan smartphone jauh-jauh hari sebelumnya menjalin kerja sama dengan ByteDance.

Meski begitu, masih harus dilihat, smartphone seperti apakah yang akan diproduksi oleh perusahaan ByteDance. Seorang juru bicara sudah mengonfirmasi bahwa itu akan menjadi smartphone resmi TikTok.

Melansir Digitaltrends, Selasa (30/7), masih banyak detil yang belum diketahui mengenai smartphone tersebut, termasuk dengan desain dan perangkatnya. Namun, besar kemungkinan ByteDance diprediksi tidak mungkin memposisikan smartphone besutannya sebagai perangkat unggulan, mengingat mereka harus bersaing dengan perusahaan besar lainnya seperti Samsung dan Apple.



Sumber: akurat.co

Penyalahgunaan Narkoba, Polisi: Hancurkan Barang Haram Pakai Blender

Sumber: akurat.co
Kepolisian Resor Kota Besar Makassar sudah memusnahkan 1,3 kilogram sabu di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, hari ini. Pemusnahan barang haram tersebut dilakukan dengan cara dihancurkan diblender setelah dicampur dengan air.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar Komisaris Besar Wahyu Dwi Ariwibowo barang terlarang yang sudah dimusnahkan itu didapatkan dari 32 orang tersangka yang terjaring dalam sebuah operasi anti narkoba sejak 23 hingga 29 Juli 2019.

Mereka ditangkap di 17 lokasi yang berbeda-beda dengan barang bukti total 64 sachet sabu.

Saat proses pemusnahan barang bukti menggunakan empat buah blender itu, ke-32 pelaku juga telah dihadirkan dan disaksikan langsung oleh petugas Kejaksaan Negeri Kota Makassar.

"Ini harga barang bukti kurang lebih Rp1 miliar, penindakannya selama juli ini di 17 lokasi di Kota Makassar," kata WahyuDwi Ariwibowo.

Setelah sabu dimusnahkan menggunakan blender, barang bukti yang sudah mencair itu kemudian dibuang ke dalam kloset dan langsung disiram.

"Ada barang bukti yang disisakan untuk nanti bukti di pengadilan," kata dia.

"Setelah ini, 32 terduga penyalahgunaan narkoba ini kita selesaikan berkasnya untuk disidangkan," Wahyu Dwi Ariwibowo menambahkan.



Sumber: akurat.co

Kondisi Tangkuban Perahu, Ridwan Kamil: Kita Akan Koordinasikan Lagi

Sumber: google.com
Gubernur Jawa Barat yakni Ridwan Kamil meminta kepada para wisatawan jangan takut untuk tetap datang ke destinasi Taman Wisata Alam Gunung TangkubanParahu, Jawa Barat, pasca erupsi.

“Kita akan koordinasikan lagi. Tapi, intinya wisatawan jangan takut untuk datang, karena pariwisata Jawa Barat aman terkendali,” kata Ridwan kamil ketika mengunjungi Tangkuban Parahu.

Kedatangan Ridwan Kamil dalam rangka koordinasi dengan stakeholder pasca erupsi.

 “Posisi hari ini normal, tapi melihat laporan, kewaspadaan tetap harus dijaga,” ujar dia.

Sebelum membuka kembali objek wisata tersebut, lokasi harus dibersihkan terlebih dahulu dari abu dan menyempurnakan sistem evakuasi kalau sewaktu-waktu akan terjadi erupsi lagi.

“Prosedur evakuasi sesuai SOP (standar operasional prosedur), salah satunya posisi parkir, mulut mobil harus menghadap ke jalan, agar kalau ada apa-apa lebih mudah,” kata dia.



Sumber: akurat.co 

Wow! Truk Tesla Semi Bakal Dijadikan Kendaraan Wisata

Sumber: google.com
Pabrikan otomotif Tesla saat ini sedang menyiapkan peluncuran truk listrik 'Tesla Semi' untuk tahun depan. Namun, sudah adanya bayangan terkait bentuk aplikasi lain dari truk ini selain transportasi barang, yakni menjadi sebuah kendaraan wisata (recreational vehicle/RV).

Adalah Vanlifer, sebuah perusahaan yang mendesain mobil van untuk wisata, percaya bahwa Tesla Semi akan menjadi sebuah platform yang cocok. Dalam sebuah render konsep, mereka menggambarkan RV ini nantinya akan memiliki enam tempat tidur, dapur, ruang tamu, dan toilet.

Tesla Semi sendiri menjanjikan akan penghematan bahan bakar sebesar 200 ribu dolar AS selama dua tahun dengan jangkauan hingga 500 mil jika terisi penuh. Perusahaan juga berpendapat kalau dengan harga 180 ribu dolar AS untuk versi 500 mil dari Tesla Semi, sebenarnya tidaklah mahal untuk sebuah RV, melansir Electrec, Minggu (28/7).

Hal ini tentu akan membuat sebuah konsep RV Tesla menjadi ideal untuk digunakan dalam perjalanan jauh bersama keluarga. Vanlifer juga mencatat bahwa teknologi mobil otonom Tesla Semi bisa menjadi sebuah keuntungan besar jika diaplikasikan menjadi RV.

Pengemudi akan memiliki lebih banyak waktu untuk menikmati pemandangan sepanjang jalan. Truk listrik Tesla Semi yang dirender menjadi RVini juga diharapkan dapat mengurangi biaya operasi dan polusi dari segmen tersebut.



Sumber: akurat.co

Kepastian Proses Rehabilitasi, Nunung dan Suami Tunggu Hasil Assessment

Sumber: google.com

Komedian Nunung sedang mengusahakan dalam hal pengajuan rehabilitasi. Hal tersebut diungkapkan sang putra, Bagus Permadi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (29/7).

"Pengajuan Assesment sudah. Prosesnya masih kita tunggu hasilnya," kata Bagus Permadi.

Terkait dengan kondisi Nunung, Bagus mengatakan kalau ibundanya sudah ikhlas menerima keadaan. Bahkan kondisinya saat ini sudah jauh lebih baik lagi.

"Alhamdulillah kondisi mama sekarang jauh lebih baik mama juga sepertinya sudah mulai legowo, sangat legowo sekali sekarang," tambahnya.

Hingga kini, Bagus menjelaskan keinginan Nunung saat ini adalah hanya ingin bertemu cucunya.

"Untuk hari ini lagi enggak ada permintaan cuman tetep pengen ketemu sama cucunya aja sih jadi kalau ke sini sekarang bawa anakku," jelas Bagus.

"Assesment nanti biar kalau sudah ada hasilnya juga pasti kita akan sampaikan tapi yang jelas kita masih menunggu juga nanti kalau sudah ada pasti kita akan sampaikan.




Sumber: akurat.co